jump to navigation

Network Area – II Juni 4, 2009

Posted by whiray in Network.
add a comment

Posting ini merupakan kelajutan dari posting terdahulu tentang luas cakupan jaringan komputer. Masih terkait dengan jaringan komputer dan cakupannya, sekarang kita lihat jenisnya dari segi fungsi dan cara aksesnya.

Berdasarkan beberapa referensi yang saya sendiri sudah lupa dari mana asalnya (sayang sekali ya :-( ), ada 3 macam jaringan komputer dari sisi fungsi dan cara aksesnya yaitu intranet, extranet dan internet. Tentunya ketiga kata ini sudah sering kita dengar bukan?

Karena saya lupa referensinya, saya coba jelaskan secara ringkas saja tentang ketiga jenis jaringan ini. Fungsi umum dari ketiganya adalah untuk menyampaikan atau menyebarkan informasi.

Internet
Seperti kita ketahui, selain untuk berbagi sumber daya dan data atau informasi, internet mencakup wilayah yang sangat luas, semua negara dan seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan LAN, MAN dan WAN. Wow, luar biasa :-D :-D . Biasanya informasi yang ada di internet bersifat umum dan dengan mudah dapat diakses, siapa pun dapat bergabung di dalamnya (tentunya dengan hak yang terbatas).

Dengan menggunakan internet, sebenarnya kita sedang mengakses jaringan yang dimiliki dan disediakan oleh orang lain. Beberapa informasi bisa diakses langsung, ada juga yang harus dengan cara login terlebih dahulu yang artinya hanya orang-orang tertentu saja dari pengguna internet yang boleh mengaksesnya. Ada lagi informasi yang tidak bisa diperoleh oleh orang luar kecuali yang punya informasi itu sendiri.

Selain itu, jaringan ini dapat diakses dari mana pun…

Itulah internet, kira-kira bisa dimengerti kan maksudnya, dari sisi akses dan fungsinya. Nah, dengan internet kita bisa melakukan kegiatan-kegiatan seperti browsing, surfing, chatting, uploading, downloading, kambing, kucing… :-D :-D :-D maaf, maaf, yang 2 yang terakhir dicoret… ;-) Padahal informasi dan layanan yang kita gunakan adalah milik orang lain…

Intranet
Intranet ini digunakan untuk menyampaikan atau menyebarkan informasi termasuk resources dalam wilayah jangkauan yang terbatas secara internal. Dalam bahasa yang singkat mungkin begini : informasi dan resources hanya dapat diakses dan dimanfaatkan oleh ‘orang dalam’.

Artinya, apapun yang dibagi dalam fungsi jaringan ini hanya berlaku dan diperuntukkan bagi pihak internal saja dan tidak disediakan untuk umum. Misalnya informasi tentang keuangan sebuah perusahaan yang disampaikan melalui sistem informasi perusahaan dan hanya boleh diketahui (dibaca dan diakses) oleh orang-orang yang berada dalam perusahaan itu saja.

Biasanya area aksesnya pun terbatas, apakah dalam lingkup ruangan, kantor atau gedung saja dan tidak terbuka bagi area luar.

Extranet
Jenis jaringan ini berada di antara intranet dan internet. Dari sisi aksesnya, extranet merupakan merupakan versi intranet yang diperluas ( :-D yang diperluas, istilah apa sih ini?). Ya, sama dengan intranet, hanya saja ada beberapa informasi yang disediakan bagi pihak luar dan memang perlu diketahui oleh pihak luar. :-D ya… kira-kira begitulah…

Area aksesnya lebih luas daripada intranet tetapi mencakup luas area tertentu saja, tidak seluas internet yang mencakup seluruh dunia. Misalnya sebuah perusahaan yang memberikan informasi umum tentang perusahaannya kepada pihak luar dan menutup akses terhadap informasi internalnya dari pihak luar di suatu kota. Atau contoh lain, perguruan tinggi yang mempromosikan kampusnya kepada masyarakat yang ada di kota tempat kampus itu berada dengan memberikan informasi tentang program studi, biaya perkuliahan dan sebagainya yang hanya dapat diakses dari kota tersebut dan tidak terhubung dengan internet.

Dari ketiga jaringan di atas, memang semuanya agak mirip, ya memang yang membedakan hanyalah fungsi dan aksesnya saja. itulah beberapa hal yang saya ketahui tentang 3 macam jaringan ini, masukan dari para ahli :-D tentu akan sangat bermanfaat bagi kita semua, khususnya koreksi terhadap tulisan saya ini…

Network Area Juni 4, 2009

Posted by whiray in Network.
add a comment

Setelah sebelumnya kita mengetahui gambaran tentang apa itu jaringan komputer, dan juga beberapa manfaat serta kerugiannya (kalaupun itu dianggap sebagai kerugian), sekarang kita coba lihat pembagian jaringan komputer berdasarkan luas area cakupannya.

Oh iya, saya ingatkan kembali bahwa pada posting yang lalu saya katakan ada 2 jenis fisik jaringan komputer, yaitu yang menggunakan kabel dan yang tidak menggunakan kabel (nirkabel). Pada pembagian jaringan di sini, tidak memandang apakah jaringan yang digunakan itu kabel ataupun tidak, karena pada prinsipnya kedua jenis jaringan ini dapat diterapkan dan digunakan pada jaringan komputer yang akan kita bahas. Meskipun begitu tetap ada perbedaan dalam penggunaan keuda jenis jaringan tersebut.

Tergantung luas area jaringan

Jaringan komputer berdasarkan luas area cakupannya dibedakan dalam 3 jenis yaitu :

  1. Local Area Network (LAN)Jaringan ini biasanya melingkupi area lokal saja, seperti sebuah ruangan, rumah, kantor atau bahkan gedung. Cakupan LAN ini terbatas atau sengaja dibatasi. Yang umum dan terbanyak menggunakan seperti yang kita tahu dan lihat adalah warnet-warnet, sekolah-sekolah dan perusahaan-perusahaan kecil. Kita juga bisa menggunakan jaringan ini untuk menghubungkan beberapa komputer yang ada di rumah (tentunya dengan beberapa komponen jaringan komputer).Utamanya, LAN digunakan untuk membagi sumber daya (resources) yang ada pada area lokal itu. Anda masih ingat kan tentang sharing data dan peralatan pada posting yang lalu? Selain itu LAN juga dipakai untuk sarana komunikasi dan bertukar informasi antarkomputer.

  2. Metropolitan Area Network (MAN)Ini merupakan jaringan yang lebih besar dibanding LAN, atau sebut saja MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Kalau LAN menghubungkan beberapa komputer dalam area lokal tertentu seperti ruangan atau kantor dan sebagainya, maka MAN adalah jaringan yang menghubungkan jaringan LAN yang satu dengan LAN yang lain. Misalnya LAN pada suatu kantor atau gedung dengan LAN kantor/gedung yang berdekatan (dan biasanya kantor ini saling terkait).Cakupan jaringan ini adalah dalam area sebuah kota. Mungkin ini ada kaitannya dengan kata “Metropolitan” yang biasanya menunjukkan sebuah kota :-D :-D :-D sehingga disebut Metropolitan Area Network. Singkatnya, MAN menghubungkan beberapa LAN dalam suatu kota.

    MAN sangat baik digunakan untuk kantor-kantor dan instansi pemerintah dalam sebuah kota, dimana dengan MAN ini selain terlihat “mesra” dan tidak berjalan sendiri-sendiri, juga diharapkan pelayanan terhadap masyarakat bisa menjadi lebih cepat, lebih baik, praktis dan tidak berbelit-belit :-( :-( :-( (haloooo, bahasannya tentang jaringan komputer, bukan Rapat Dengar Pendapat DPR (D) :-D ).

    Perusahaan-perusahaan atau badan usaha yang memiliki beberapa kantor cabang dalam sebuah kota juga dapat menggunakan MAN, bisa digunakan untuk komunikasi antarkantor cabang, berbagai aplikasi atau data dan sebagainya.

  3. Wide Area Network (WAN)Secara gografis, Wide Area Network atau WAN ini merupakan jaringan dengan area cakupan yang sangat luas. WAN bisa mencakup sebuah provinsi, negara bahkan benua. Jaringan ini banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar tingkat dunia yang wilayah operasinya tersebar di beberapa wilayah (misalnya provinsi atau negara).WAN adalah gabungan dari sekian banyak LAN dan mungkin juga MAN. Kebanyakannya WAN digunakan perusahaan untuk menghubungkan database antara wilayah yang satu dengan yang lainnya. Dalam cakupan negara, sebagai contoh, WAN digunakan oleh bank-bank dan jasa reservasi pesawat (tiket).

    Bank, menghubungkan semua kantor cabangnya di seluruh wilayah (misalanya Indonesia) sehingga meskipun kita membuat rekening di suatu kota, tetap dapat melakukan transaksi keuangan dari manapun seperti menarik uang melalui ATM, pelayanan di kantor cabang lain dan sebagainya.

Tipe Jaringan Komputer Juni 4, 2009

Posted by whiray in Network.
add a comment

Kembali lagi dengan Computer Network. Setelah kita tahu tentang jaringan komputer dan beberapa pembagiannya sesuai luas area cakupannya, sekarang kita lihat lagi tipe jaringan komputer. Tipe di sini diklasifikasi berdasarkan fungsi komputer yang digunakan dalam jaringan komputer tersebut.

Tipe jaringan komputer dibedakan menjadi 2 yaitu :

  • Jaringan Peer to Peer atau Point to Point
  • Jaringan Client-Server

Jaringan Peer to Peer

Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.

Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer.

Tipe jaringan ini cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer skala kecil seperti di rumah, di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputer sekolah dan lain-lain. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.

Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.

Beberapa hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :

  • tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
  • biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
  • biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
  • tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
  • jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal

Jaringan Client-Server

Sesuai namanya, jaringan komputer tipe ini memerlukan sebuah (atau lebih) komputer yang difungsikan sebagai pusat pelayanan dalam jaringanyang disebut Server. Komputer-komputer lain disebut Client atau Workstation. Sesuai sebutannya, komputer Server bertugas melayani semua kebutuhan komuter lain yang ada dalam jaringan. Semua fungsi jaringan dikendalikan dan diatur oleh komputer Server, termasuk masalah keamanan jaringan seperti hak akses data, waktu akses, sumber daya dan sebagainya.

Dalam jaringan Client-Server ini, mungkin saja digunakan lebih dari 1 buah Server, ini tergantung fungsi yang diterapkan dalam jaringan tersebut. Misalnya ada Server Web, Server Mail dan lain-lain.

Komunikasi antarkomputer dilakukan melalui perantara Server, namun, kalau Server tidak aktif maka komputer lainnya (Client) tidak dapat saling berkomunikasi. Skema dasar dari jaringan tipe Client-Server ini seperti ditunjukkan gambar di bawah.

Tipe ini sangat baik digunakan jika ingin menerapkan Diskless System yang akan menghemat penggunaan (pembelian) harddisk pada komputer Client seperti pada LTSP (Linux Terminal Server Project). Tetapi tipe jaringan Client-Server ini memerlukan Operating System khusus yang fitur dan fingsi-fungsinya memang dikhususkan untuk Server. Contoh Operating System khusus untuk Server adalah Novell Netware, Microsoft Window$ Server, Linux dan sebagainya.

Computer Network, Jaringan Komputer Juni 4, 2009

Posted by whiray in Network.
1 comment so far

2 kata yang sudah sering kita dengar dan tidak asing lagi, jaringan komputer memang menarik untuk terus dibahas. Bahkan bahasan tentang jaringan komputer ini sekarang sudah masuk dalam mata pelajaran TIK tingkat SMP seperti yang saya lihat pada buku TIK adik saya yang masih SMP.

Ya, apa dan seperti apa sih sebenarnya jaringan komputer itu? Jaringan komputer adalah sekelompok atau sejumlah komputer yang saling terhubung 1 sama lain dalam lokasi dan area tertentu. Dengan jaringan komputer, maka masing-masing komputer yang terhubung dapat saling berkomunikasi, berbagi pakai dan peralatan serta berbagi pakai saluran komunikasi seperti internet.

Saat ini, jaringan komputer sudah banyak sekali digunakan, di bidang apapun, tidak terlepas bidang pendidikan, di mana lab-lab komputer sekolah pun menggunakan jaringan komputer. Perkantoran, perusahaan, kampus-kampus, dan sebagainya sudah menerapkan dan menggunakan jaringan komputer. Bahkan di rumah-rumah pun sudah ada yang menggunakan jaringan komputer. Tentunya dengan keperluan dan kepentingannya masing-masing.

Guna jaringan komputer
Penggunaan jaringan komputer memang memberikan banyak manfaat, beberapa di antaranya adalah :

1. Membagi sumber daya (resources sharing)Dengan jaringan komputer, kita dapat menggunakan sumber daya komputer secara bersama-sama. Misalnya penggunaan printer, data dan file-file, program aplikasi dan sebagainya. Berbagi pakai saluran komunikasi seperti internet juga merupakan manfaat lain dari jaringan komputer, karena 1 jalur internet dapat digunakan bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus. Ini tentunya dapat meminimalkan penyediaan perangkat dan saluran komunikasi.
2. Meningkatkan produktivitasYang benar? Karena dapat saling berkomunikasi dan berbagi pakai sumber daya, maka kita tidak lagi terpaku pada 1 komputer saja. Kita dapat mengakses data atau file dan peralatan lain dari komputer manapun dalam jaringan komputer tersebut. Dengan demikian, waktu kita tidak terbuang hanya karena menunggu komputer yang biasa kita digunakan selesai dipakai oleh teman kita.
3. Meningkatkan faktor keamanan dataData-data dapat disimpan atau ‘dipaksakan’ untuk di simpan pada 1 komputer sebagai pusat penyimpanan data, sehingga keamanan data dapat lebih terjamin dan dapat dilakukan kontrol terhadap akses data. Hal ini tentu lebih baik jika dibandingkan dengan penyimpanan data pada masing-masing komputer.
4. Sarana komunikasiDengan penggunaan beberapa aplikasi tertentu, jaringan komputer dapat digunakan untuk berkomunikasi antarpengguna komputer dalam jaringan. Ini akan lebih memudahkan dalam koordinasi terutama bagi pengguna yang berbeda lokasi (ruangan), daripada harus bertemu langsung atau menggunakan telepon.
5. Menghemat pembiayaanKarena dapat berbagi pakai sumber daya, seperti printer, modem dan lainnya, tentunya akan dapat dihemat pengeluaran untuk membeli perangkat-perangkat tersebut. Mengapa? Ya, kalau 1 alat bisa digunakan bersama-sama, buat apa kita beli banyak? Di sini jelas bahwa dengan jaringan komputer, akan menghemat biaya penggunaan komputer. Tapi ini tergantung juga pada keperluan masing-masing pihak (orang yang menggunakan jaringan komputer).

Apakah jaringan komputer begitu sempurna hingga tidak ada kekurangan atau dampak negatifnya sama sekali? Tentu saja kekurangan dan dampak negatifnya ada, tetapi kalau kita bandingkan dengan manfaatnya, tentu jauh lebih besar manfaatnya, apalagi kalau untuk jangka panjang.

Salah satu ’sisi negatif’ jaringan komputer adalah perlu mengeluarkan biaya untuk membeli peralatan jaringan tambahan. Selain itu juga perlu kontrol dan perawatan yang baik terhadap komputer-komputer dan peralatan jaringan, mengingat semuanya dapat digunakan dan dipakai bersama-sama dan orang yang menggunakannya pun berbeda-beda 🙂 .

2 bentuk jaringan komputer

Jaringan komputer secara fisik ada 2 bentuk, jaringan kabel dan jaringan tanpa kabel. Jaringan tanpa kabel biasanya disebut juga nirkabel atau wireless. Jaringan kabel mengunakan media komunikasi berupa kabel yang menghubungkan komputer 1 dengan yang lain dalam jaringan. Tipe-tipe kabel yang umum digunakan adalah Coaxial (sudah jarang digunakan), UTP (yang banyak digunakan) dan Fiber Optic (harganya mahal).

Sedangkan jaringan nirkabel (wireless), menggunakan gelombang radio sebagai media komunikasi antar komputer. Jaringan ini tidak terikat oleh tempatdan posisi asalkan masih dalam range (area) gelombang radio jaringan tersebut. Lebih lanjut tentang jaringan kabel dan wireless akan kita bahas pada posting-posting berikutnya.

Sekarang coba kita lihat perbandingan antara jaringan kabel dan jaringan nirkabel.

Jaringan kabel :

* Biayanya lebih murah
* Lebih aman dari ancaman penyusupan karena siapapun yang ingin terkoneksi dengan jaringan harus terhubung secara fisik menggunakan kabel
* Dari sisi fisik, jika tidak diatur dan dikelola dengan baik dapat menyebabkan kesemrawutan kabel di sana-sini
* Tidak dapat/sulit untuk berpindah-pindah tempat komputer

Jaringan nirkabel :

* Biayanya relatif lebih mahal (tetapi sekarang sudah mulai murah)
* Sangat rentan terhadap serangan dan penyusupan karenakoneksi terhadap jaringan dapat dilakukan dari mana pun di area jaringan tersebut
* Dari sisi fisik terlihat rapi dan tidak ada kabel yang berseliweran
* Mobilitas dan pergerakan yang baik sehingga komputer dapat dipindah-pindah

Masih banyak perbandingan lain yang mungkin bisa kita dapatkan dan itu sekaligus menunjukkan kepada kita tentang kelebihan dan kekurangannya dari masing-masing.